Mengapa ya selembar uang Rp 20 ribu terasa terlalu banyak saat kita memberikan ke pengemis atau mencemplungkan ke kotak amal. Tapi, terasa terlalu sedikit saat kita membeli secangkir cappucino?
Archive for February, 2008
Arti Rp 20 ribu
Posted in in-spiring words on February 26, 2008 | 2 Comments »
Jeruk Makan Jeruk
Posted in in life on February 26, 2008 | Leave a Comment »
Matahari masih berselimut. Ditemani Bobby Caldwell yang mengalun dari Jazzku, aku menembus kegelapan pagi menuju Wisma Nusantara. Pagi ini aku harus nampang di studia TV One di gedung itu untuk acara Apa Kabar Pagi. Pukul 05.20 aku sudah memacu mobilku. Hari masih gelap. Untung ada Om Bobby Caldwell, yang bakal manggung di Java Jazz Festival– [...]
Goceng
Posted in in digital, tagged internet, onno w. purbo, voip, wajanbolic, wireless on February 21, 2008 | 2 Comments »
Saya adalah pemimpi. Tidak cuma di siang bolong saya tenggelam dalam impian. Di siang yang padat dengan rapat pun saya sering terbuai impian. Mimpi saya sederhana: tinggal di tengah hehijauan persawahan nun di pucuk bukit sepi di Sukabumi. Di dangau yang dikepung sawah itulah jantung aktivitas saya berdenyut. Sembari menikmati semilir angin sawah, mandi cahaya [...]
Mahal
Posted in in digital, tagged bandwidth, internet mahal, tarif on February 15, 2008 | 2 Comments »
“Omong kosong!” kata seorang kawan. “Para pengusaha Internet Indonesia itu tak punya idealisme. Mereka tak punya niat memberikan Internet dengan harga murah, meskipun bisa.” Nada suaranya melengking. Seolah-olah ia ingin menumpahkan semua kekesalan ihwal mahalnya tarif Internet di negeri ini kepada sepotong pizza yang ada di depannya. Saya cuma manggut-manggut menampung kekesalan sahabat saya yang [...]
Trem Berkelenengan di San Francisco
Posted in in jalan-jalan, tagged alcatraz, cable car, san francisco, trem on February 15, 2008 | 3 Comments »
Kereta tua menyuguhkan romansa indah kota itu bagi para pelancong. Matahari belum muncul di pagi musim gugur yang meretas engsel tulang. San Francisco yang nyaris beku pagi itu ada di hadapanku. Persis seperti kata Mark Twain, novelis pengarang Oliver Twist, kota ini selalu berselimut cuaca dingin hampir sepanjang tahun. Tiba-tiba saja pagiku dikejutkan oleh suara [...]
Pohon Randu Andrea Hirata
Posted in in dreams, tagged andrea hirata, laskar pelangi, pohon randu on February 12, 2008 | 5 Comments »
Di lapangan Sempur, Bogor, di pokok pohon randu raksasa, di sanalah Andrea Hirata, penulis buku best sellert Laskar Pelangi, pernah melamun, meratapi nasibnya yang kala itu cuma jadi tukang sortir surat di kantor pos Bogor–dan harus bangun pagi-pagi merangkak ke kantor pos saat yang lain menikmati setangkup roti. Saking frustasinya ia malah membuang disket berisi [...]
Gangguan Carrefour
Posted in in marketing, tagged carrefour, indomaret, marketing, richard florida, the rise of creative class on February 12, 2008 | Leave a Comment »
Gangguan itu selalu datang pagi-pagi. Saat-saat yang mestinya nikmat untuk bersantai, rebahan di sofa, membaca koran, sambil mengumpulkan energi untuk siang nanti. “Ting..tung…tung. Panggilan kepada Bapak Gimin diharap segera menuju lobby.” Belum satu artikel koran habis kubaca, sudah berbunyi lagi. “tung..ting..ting. Panggilan untuk Bapak Giman.” Begitulah sepanjang pagi, siang, petang, bahkan juga malam. Carrefour baru [...]
Penulis yang Tekun
Posted in in digital, tagged cellphone_novel, keita shosetsu, novel, novel ponsel, penulis on February 8, 2008 | 1 Comment »
Tampangnya seperti ibu-ibu muda biasa. Katsura Okiyama, 20 tahun, bukan perempuan genit. Hidupnya benar-benar diabdikan untuk anak dan pasangan jiwanya. Saban hari dia menghabiskan waktu dengan bermain bersama bayinya, menonton Disney, dan bercakap-cakap dengan teman-teman gengnya. Satu-satunya pembeda dengan ibu-ibu muda asal Jepang lainnya adalah dia penulis yang tekun. Dan dia tak menulis di secarik [...]
Cara Mc D Menaklukkan Pizza Hut dan KFC
Posted in in marketing, tagged KFC, market survey, Mc Donald's, Pizza Hut, riset pasar on February 4, 2008 | 17 Comments »
Hari-hari ini kompleksku benar-benar dikepung oleh budaya pop yang nggak ketulungan. Bayangkan, cuma 100 meter dari kompleksku berdiri Carrefour, Pizza Hut, KFC, Solaria, CFC. Mereka ada di satu gedung baru Buaran Plaza, Jalan Raden Inten II, Duren Sawit, Jakarta Timur. Edan bener macetnya. Kapan-kapan akan kutuliskan ceritanya. Mc Donald’s yang tak masuk di Buaran Plaza [...]
Menembus Banjir ke Bandara
Posted in in life on February 4, 2008 | Leave a Comment »
Seorang kawan dari Yogyakarta bertanya bagaimana caranya menuju bandara yang sedang dikepung banjir? Berikut ini ada beberapa tip yang saya kutip dari milis-halohalo@yahoogroups.com Tips ke bandara saat banjir 1. Berangkat lebih dini. Minimal 3 Jam sebelum keberangkatan pesawat. 2. Gunakan bus Damri bila banjir di kilometer 26-29 di tol bandara kurang dari 50 cm 3. [...]